Basarnas Hentikan Pencarian Warga Cina di Pantai Long Pink Beach, Korban Dinyatakan Hilang

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 10 Oktober 2023 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 200 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pencarian warga Cina pada hari ketujuh, Senin (9/10)

Suasana pencarian warga Cina pada hari ketujuh, Senin (9/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Basarnas Maumere resmi menghentikan pencarian Yi Liu, seorang warga Cina yang hilang di Pantai Long Pink Beach Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Proses pencarian ditutup pada hari ketujuh. Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SAR Mission Coordinator beralasan keputusan tersebut dilaksanakan berdasarkan Pasal 34 UU Nomor 29 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencarian dan Pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Regulasi mengatur bahwa pelaksanaan pencarian dan pertolongan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 7 hari.

“Proses pencarian korban kami tutup di hari ketujuh, karena pencarian sudah tidak efektif lagi, dan tanda-tanda penemuan korban sudah sangat kecil,” demikian keterangan Kepala Basarmas Maumere sebagaimana rilis yang diterima media ini, Senin (9/10) malam.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Dia menambahkan jika di kemudian hari korban berhasil ditemukan, maka operasi SAR akan dibuka kembali.

Pelaksanaan pencarian korban pada hari ketujuh, Senin (9/10), Tim SAR Gabungan mengerahkan alut RIB Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, Kapal Pinisi Qifadzah dan sekoci.

Pencarian dikukuhkan di sekitar lokasi kejadian. Namun, sama seperti 6 hari sebelumnya, hasilnya nihil. Korban pun dinyatakan hilang.

Sebagaimana diberitakan seorang wisatawan asal Cina bernama Li Yiu dikabarkan hilang di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Senin (3/10).

Perempuan berusia 27 tahun itu hilang sejak pukul 10.00 Wita saat berwisata di sekitaran pantai Long Pink Beach.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Informasi yang diterima bahwa sekitar pukul 08.30 Wita Kapal Wisata Qifadzah 03 membawa korban dan rombongan tiba di mooring Pantai Long Pink Beach.

Selanjutnya Kapten kapal menyarankan seluruh penumpang  turun di Pantai Long Pink Beach untuk menikmati keindahan alam di pantai itu.

Sekitar pukul 10.00 Wita seluruh wisatawan Kapal Wisata Qifadzah diinstruksikan kembali ke kapal. Saat pendataan manifest penumpang, diketahui korban tidak ada di tempat.

Hasil penelusuran rekaman video, ternyata pada pukul 09.16 Wita korban terekam sedang berjalan di bibir pantai dengan menggunakan pakaian snorkeling.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru