“Sebentar lagi kami mau merayakan Natal, kami tidak mau citra Gereja menjadi tercoreng. Apalagi menjelang Pemilu, kami tidak mau ada kepentingan SARA di dalamnya,” ujar Paulus Papo Belang.
Dalam dokumen yang dilaporkan kepada Polres Sikka, pelapor melengkapi berbagai bukti pendukung.
Bukti-bukti pendukung itu seperti fotokopi surat CV Bengkunis Jaya kepada pedagang Pasar Wuring, fotocopy pengumuman Kasat Pol PP dan Damkar Sikka yang dibacakan di Gereja Misir, postingan FB Sherly Irawati, dan postingan Marianus Gaharpung.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Ikuti Kami
Subscribe












