Sebut Mimbar Gereja Jadi Tempat Intimidasi, Umat Katolik Lapor Direktur CV Bengkunis Jaya ke Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 12 Desember 2023 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 8,146 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paulus Papo Belang menyerahkan laporan tertulis kepada Wakapolres Sikka Kompol Rully JP Pahroen, Selasa (12/12)

Paulus Papo Belang menyerahkan laporan tertulis kepada Wakapolres Sikka Kompol Rully JP Pahroen, Selasa (12/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Rencana penutupan Pasar Wuring di Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, kini meluas ke dugaan unsur SARA.

Tiga umat Katolik atas nama Paulus Papo Belang, Gabriel Bheo Dagha, dan Yuven Wangge melaporkan Direktur CV Bengkunis Jaya Waode Karmila Wati ke Polres Sikka, Selasa (12/12).

Laporan tersebut terkait surat resmi yang dikeluarkan Direktur CV Bengkunis Jaya pada 5 Desember 2023. Surat dimaksud ditujukan kepada warga pedagang yang berjualan di Pasar Wuring.

Paulus Papo Belang menjelaskan dalam surat tersebut Direktur CV Bengkunis Jaya mengimbau pedagang Pasar Wuring melakukan 3 hal.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Wakapolres Sikka Kompol Ruliyanto JP Pahroen menerima Paulus Papo Belang, Gabriel Bheo Dagha dan Yuven Wangge di ruang kerjanya, Selasa (12/12)

“Di surat itu ada kalimat menanggapi intimidasi pemerintah mengenai larangan berbelanja di Pasar Wuring dari mimbar Gereja dan imbauan Pol PP. Kalimat ini sangat mengganggu sekali martabat Ĝereja,” ujar dia.

Kalimat tersebut, tegas Paulus Papo Belang, seolah-olah pemerintah melakukan intimidasi kepada para pedagang menggunakan mimbar Gereja.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru