


Maumere-SuaraSikka.com: Dinamika politik di DPRD Sikka pada Sabtu (30/12), menjadi tontonan buruk bagi masyarakat Kabupaten Sikka. Para wakil rakyat itu bertahan memperjuangkan hak anggaran, dan pada saat yang sama mereka justeru mengabaikan hak politik masyarakat di daerah itu.
Beruntung dinamika tersebut bisa segera mencair dan terselesaikan, setelah alot kurang lebih 8 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sempat mogok hadiri paripurna penetapan APBD 2024, sikap anggota DPRD Sikka akhirnya melunak. APBD Sikka 2024 pun akhirnya ditetapkan.
Perubahan sikap anggota DPRD Sikka setelah dilakukan Rapat Pimpinan dan Pimpinan Fraksi bersama Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera dan Penjabat Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa di ruang kerja Ketua DPRD Sikka.
Naga-naganya perubahan sikap tersebut terjadi setelah pemerintah menjanjikan akan mencairkan “gula-gula” reses pada Januari 2024 ini.
Dana reses menjadi faktor yang dipersoalkan anggota DPRD Sikka, sehingga mereka nekad mogok mengikuti paripurna penetapan APBD 2024.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












