
Dia kembali mempersoalkan ketidakkonsistenan KPPS terhadap pendaftaran pemilih hingga batas waktu pukul 13.00 Wita. Tampak keduanya terlibat adu mulut.
Marsel Berang beralasan sudah berkoordinasi dengan PPS Kota Uneng, dan diberi perintah untuk tetap melanjutkan proses pemungutan suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Antonius Reynold da Cunha merasa tidak puas, karena yang dia persoalkan adalah masa waktu pendaftaran, bukan proses pemungutan suara.
Dia mendesak agar KPPS mencatat penerimaan pendaftaran di atas jam 13.00 Wita pada lembaran kejadian luar biasa.
Selama perdebatan antara Caleg dan Ketua KPPS, proses pemungutan suara sempat terhenti. Pemungutan suara kemudian dilanjutkan setelah perdebatan berakhir.
Ketua KPPS sempat mengangkat handphone dan menelepon seseorang. Sepertinya dia menelepon PPS Kota Uneng. Suara dia berubah menjadi pelan setelah dipastikan pendaftaran ditutup pukul 13.00 Wita.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












