Meski demikian, sesungguhnya perolehan suara Partai Gerindra merosot jauh dibandingkan Pemilu 2019. Waktu itu, Partai Gerindra berhasil mengoleksi 4.367 suara, dan mendapatkan kursi ketiga setelah PDIP dan Partai Nasdem.
Son Botu, mantan Wakil Ketua DPRD Sikka itu “booming” suara di Kecamatan Nita. Dia mencatat 1.800 suara, paling tinggi dari semua calon legislatif Dapil Sikka 4.
Perolehan suara Son Botu di Nita melebihi Donatus David, politisi PDIP. Ketua DPRD Sikka itu hanya mencatat 1.692 suara. Donatus David justeru gagal kembali ke Gedung Kulababong karena berada di peringkat ketiga setelah Benediktus Lukas Raja dan Hendrikus Weki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yuslin Nursivin Dua Botha, pendatang baru dari Partai Perindo, berhasil memperoleh 1.501 suara di Nita. Meskipun tergolong pendatang baru, perempuan ini telah menabur ancaman sejak memutuskan terlibat pada kontestasi politik.
Secara umum, Partai Gerindra tetap mempertahankan 3 kursi di DPRD Sikka. Dua petahana lain, Fabianus Toa dari Dapil Sikka 1 dan Fransiskus Stephanus Say dari Dapil Sikka 3, kembali melenggang ke Eltari.*** (eny)
Perolehan Suara Partai Politik dan Caleg Terpilih Dapil Sikka 4
1. PDIP: 7.415 suara (Benediktus Lukas Raja – 2.043 suara)
2. Partai Perindo: 6.387 suara (Yuslin Nursivin Dua Botha – 2.292 suara)
3. Partai Hanura: 4.644 suara (Wilfridus Beatus Djogo – 1.717 suara)
4. Partai Demokrat: 3.682 suara (Leonardus Winarto – 1.191 suara)
5. Partai Golkar: 3.548 suara (Antonius Hendrikus Rebu – 1.746 suara)
6. Partai Nasdem: 2.956 suara (Vincentius Johanes Roma – 1.494 suara)
7. PKB: 2.827 suara (Petrus Woda – 906 suara)
8. Partai Gerindra: 2.511 suara (Sufriyance Merison Botu – 1.878 suara)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












