Akibat meningkatnya gigitan HPR, terdata sudah 2 orang yang meninggal dunia. Ini belum terhitung kasus seorang pasien yang 2 hari lalu meninggal di Puskesmas Palue.
Sementara itu dari 19 sampel otak anjing yang diperiksa, dipastikan 15 sampel otak anjing dinyatakan positip rabies, menyebar pada 15 desa/kelurahan di 11 kecamatan di Kabupaten Sikka.
“Harus dilakukan tindakan responsif untuk meminimalisir perkembangan penyakit rabies yang lebih meluas dan berkesinambungan,” tegas Penjabat Bupati Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan tindakan yang dilakukan harus dapat menekan berkembangnya penyakit rabies dengan berpedoman kepada Peraturan Daerah Kabupaten Sikka Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Rabies.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












