Virjinia, Wakil Papua Pegunungan Peraih Miss Persahabatan Indonesia 2024, Ternyata Berdarah Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 5,248 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Virjinia Martina Angela Sareng, Miss Persahabatan Indonesia 2024

Virjinia Martina Angela Sareng, Miss Persahabatan Indonesia 2024

Maumere-SuaraSikka.com: Virjinia Martina Angela Sareng, gadis berusia 19 tahun mendadak jadi perbicangan netizen di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Pemilik wajah cantik ini dinobatkan sebagai Miss Persahabatan dalam ajang kontestasi Miss Indonesia 2024.

Nama Virjinia ramai dibicarakan pada dinding media sosial di Kabupaten Sikka. Meski tampil sebagai wakil Propinsi Papua Pegunungan, ternyata gadis kelahiran Keerom, 19 Januari 2005 itu masih berdarah Kabupaten Sikka.

Virjinia dinobatkan sebagai Miss Persahabatan

Ayah Virjinia bernama Yohanes Paskalis. Laki-laki ini merupakan asli anak Kampung Kode di Kecamatan Nele. Dia merantau ke Papua pada tahun 1986, sebagai warga transmigrasi pertama di Kabupaten Keerom.

Sudah 38 tahun Yohanes Paskalis menetap di Keerom. Aktifitasnya tidak terlalu luar biasa. Dia hanyalah seorang tukang dan buruh bangunan.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Yohanes Paskalis menikah dengan seorang perempuan bernama Theresia Sila Ningsih. Jangan salah sangka, ibu 4 anak ini berasal dari Kampung Orinmude Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka.

Sejak tahun 1995 Theresia Sila Ningsih berdomisili di Papua. Saat kini, kesehariannya adalah seorang ASN tang bertugas Guru Agama Katolik di SMPN 1 Arso Kota di Kabupaten Keerom.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru