Maumere-SuaraSikka.com: Seorang remaja berusia 12 tahun dikabarkan hilang di Perairan Lela Kecamatan Lela Kabupaten Sikka, Rabu (14/8). Korban terseret arus dan gelombang ganas pantai selatan.
Tim SAR Gabungan telah melalukan pencarian beberapa jam setelah peristiwa tersebut, namun belum berhasil. Pencarian hari kedua dilaksanakan Kamis (15/8) hari ini.
Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan korban hilang bernama Fransiskus Febriano. Iyan, demikian korban biasa disapa, berdomisili di Desa Du Kecamatan Lela.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari informasi yang diterimanya, korban bersama teman-temannya melakukan aktifitas mandi di laut pada Rabu (14/8) petang sekitar pukul 16.15 Wita.
“Namun naas, di sekitar korban terdapat arus kuat berserta gelombang tinggi, membuat korban hilang kendali untuk berenang ke tepian, dan akhirnya korban tenggelam,” ujar Supriyanto Ridwan melalui rilis yang diterima media ini pagi tadi.
Setelah mendapat informasi sekitar pukul 18.00 Wita, Supriyanto Ridwan selaku SAR Mission Coordinator (SMC), langsung memberangkatkan Tim SAR Gabungan ke lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Rescuer Kantor SAR Maumere, Lanal Maumere, Polres Sikka dan Polair Polda NTT.
Pencarian hari pertama, jelas dia, Tim SAR Gabungan mengalami kendala keterbatasan jarak pandang, karena baru dilakukan pada malam hari. Supriyanto Ridwan berharap korban bisa ditemukan pada proses pencarian hari ini.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












