Ansy-Jane dan Manyala Kaka, Cahaya Perubahan untuk NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 407 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bertemu ratuwan warga Dapil 1 Kabupaten Kupang, pekan lalu

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bertemu ratuwan warga Dapil 1 Kabupaten Kupang, pekan lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Ansy-Jane, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, terkenal dengan tagline Manyala Kaka. Teriakan lantang Manyala Kaka selalu menjadi spirit yang mengiringi perjuangan Ansy-Jane menuju kursi NTT 1 dan NTT 2.

Banyak orang yang memahami sungguh makna Manyala Kaka. Namun tidak sedikit juga yang belum mengerti secara baik.

Pada kesempatan bertemu ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kupang, pekan lalu, Ansy Lema menjelaskan makna tagline Manyala Kaka bagi masyarakat NTT.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut Manyala Kaka memiliki makna filosofis tersendiri yang digali dari nilai-nilai masyarakat NTT.

Manyala, jelas dia, merupakan kata yang dipakai masyarakat NTT untuk menyebutkan sesuatu yang maknanya bersinar. Kata Manyala, ujar alumni Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia itu, menunjukkan tekad Ansy-Jane menjadi pemimpin yang membawa cahaya perubahan bagi masyarakat NTT.

Baca Juga :  Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

“Saya bersama Kaka Jane ingin jadi pemimpin yang membawa cahaya perubahan bagi masyarakat NTT,” jelas Ansy Lema.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas
Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC
Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari
Kasus Matinya Noni, Dokter FX Lameng Ingatkan Penyidik Wajib Lakukan Autopsi Mayat dan Tes DNA
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak
132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih
TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka
Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:59 WITA

Masyarakat Desa Wolorega dan Rejo di Paga-Sikka Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Tanangalu-Paipenga, Kendaraan Bermotor Sudah Bisa Melintas

Jumat, 10 April 2026 - 21:37 WITA

Soeratin U17 dan Pertiwi di Sikka, Flotim Masih Berpeluang Gelar Liga 4 ETMC

Jumat, 10 April 2026 - 09:51 WITA

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Kamis, 9 April 2026 - 10:18 WITA

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Rabu, 8 April 2026 - 13:48 WITA

132 Desa di Sikka Laksanakan Pilkades Serentak, Telan Biaya 3 Miliar Lebih

Rabu, 8 April 2026 - 08:49 WITA

TPG THR dan Gaji 13 Sudah Terealisasi, Guru-Guru Sampaikan Terima Kasih kepada Dinas PKO Sikka

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WITA

Perlawanan Roy Rening, Ajukan PK Penerapan “Pasal Karet” dan “Multitafsir”

Sabtu, 4 April 2026 - 09:37 WITA

Meski Terkendala Jaringan, Dinas PKO Sikka Lakukan Proses Pembayaran TPG THR dan Gaji 13

Berita Terbaru

Ibu dan anak di Kojagete dikabarkan hilang sejak 1 April 2026

Daerah

Pamit Pulang ke Kojagete, Ibu dan Anak Hilang 9 Hari

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:51 WITA