Ansy-Jane dan Manyala Kaka, Cahaya Perubahan untuk NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 422 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bertemu ratuwan warga Dapil 1 Kabupaten Kupang, pekan lalu

Calon Gubernur NTT Ansy Lema bertemu ratuwan warga Dapil 1 Kabupaten Kupang, pekan lalu

Sementara itu, kata Kaka, merupakan sapaan umum yang dipakai masyarakat NTT dalam kehidupan sehari-hari. Ini menunjukkan kemauan pasangan Ansy-Jane menjadi pemimpin yang akrab dengan seluruh lapisan masyarakat NTT.

“Kalau kata Kaka, ya itu Bapa Mama sekalian tahulah, kita masyarakat NTT biasa menyapa orang seperti itu. Artinya, kami Ansy-Jane selain membawa cahaya perubahan, tetapi juga menjadi pemimpin yang akrab dengan masyarakat NTT,” ujar nsy Lema.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Penjelasan Ansy Lema langsung disambar dengan tagline yang menjadi spirit kemenangan Ansy-Jane.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manyala Kaka. Ansy-Jane, menang, menang, menang,” teriak ratusan warga yang larut dalam kerinduan sosok pemimpin seperti Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto.

Baca Juga :  Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Pertemuan tersebut dihadiri masyarakat dari seluruh kecamatan yang ada di Dapil 1 Kabupaten Kupang. Masyarakat yang hadir datang dari Kecamatan Kupang Tengah, Kupang Timur, Taebenu, Amabi Ofeto, dan Amabi Ofeto Timur.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA