“Ini bekal ilmu bagi peserta sehingga ketika terjadi kedaruratan di wilayah perairan, Tim Potensi bisa langsung bergabung dalam pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kedaruratan dengan berpedoman pada keselamatan tim,” ujar perempuan yang biasa disapa Femy Bapa.
Mengingat pentingnya pelatihan seperti ini, Femy Bapa berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan secara maksimal. Dia meminta peserta betul-betul mengikuti materi yang diberikan instruktur, baik teori maupun praktik.

Adapun peserta pelatihan berasal dari unsur TNI/Polri Sikka, BPBD Sikka, Dinas Sosial Sikka, SatPol PP Sikka, RSUD TC Hillers Maumere, Kwarcab Sikka, PMI Sikka, HNSI Sikka, Dinas Parwisata Sikka, Komunitas Pancing Anak Sikka, BPBD Lembata, Dinas Sosial Ende serta nelayan di Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan instruktur dalam kegiatan ini berjumlah 9 orang, semuanya berasal dari Basarnas Maumere. Para instruktur telah mengikuti Diklat Water Rescue serta observer pelatihan dari Pusat Pelatihan SDM Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Dua orang instruktur menjadi koordinator yakni Arnol Ileng dan Riswan Dwi Putra. Lalu ada 7 instruktur yakni Bayu Dita Setiadi, Abdulrahman Juma, Rusiadi, Yudha Pradhana Kusuma, Paulinus Moa, Yohanes Vischer Lake, dan Arief Rahmadan.
Sembilan instruktur pada pelatihan ini akam dibantu 3 staf yakni Wawan Riyadi, Lodya Bekabel, dan Fachrul Aly Al-Rasyidy.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












