Dengan begitu, politisi berlatar belakang pengusaha ini mengakui dalam birokrasi harus ada good government governance. Sama halnya dengan perusahaan yang memiliki good corporate governance.
“Kita harus belajar dari kultur perusahaan di mana customer adalah raja. Tapi itu belum sepenuhnya diadopsi oleh tubuh birokrasi di mana rakyat sebenarnya adalah raja. Pemimpin seharusnya menjadi pelayan bagi masyarakat,” ujar satu-satunya perempuan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur NTT itu.
Ansy-Jane tampil mengesankan pada sesi penyampaian visi misi. Saat ini debat masih berlangsung dengan sesi menjawab pertanyaan-pertanyaan panelis, dan saling tanggap antara Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur.*** (eny)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe











