Pelaksanaan Debat Paslon di Sikka Sangat Buruk Sekali

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2024 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,509 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati saat debat, Kamis (24/10) malam

Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati saat debat, Kamis (24/10) malam

Kecaman paling fatal datang dari warga masyarakat yang menyaksikan melalui live streaming. Pasalnya jaringan tidak berjalan normal. Mereka melampiaskan kekecewaan melalui kolom komentar.

“Ini Panitia bagian Live streaming dari mana ni buruk sekali,” tulis akun Yuyun Luma02.

Akun Yohanes Jawa menulis mungkin lebih cocok buat live streaming di Pruda. Tana rawa atau di Bu Utara, selatan atau lebih bagus lagi di Palue. Begitu juga akun Andre William menyebut siaran paling buruk se Indonesia.

Para paslon pose bersama usai debat

“Cukup su ew, paksa diri live baru kualitas begini nih,” tulis akun Elisa Ester.

Debat yang sedianya dijadwalkan mulai jam 19.00 Wita, molor 16 menit. Seluruh proses debat baru berakhir pukul 23.08 Wita.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Pelaksanaan debat di Sikka hanya 1 kali saja. Media ini belum mendapatkan informasi besarnya anggaran debat yang digelontorkan KPU Sikka. Pelaksana Tugas Sekretaris KPU Sikka Semuel Desriyanto Sing yang dihubungi via WA, belum memberikan keterangan.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru