Pelaksanaan Debat Paslon di Sikka Sangat Buruk Sekali

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2024 - 12:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,509 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati saat debat, Kamis (24/10) malam

Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati saat debat, Kamis (24/10) malam

Maumere-SuaraSikka.com: KPU Sikka telah menggelar debat terbuka antara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Kamis (24/10). Pelaksanaan debat mengundang kecaman keras karena dinilai buruk sekali.

Gedung Sikka Convention Center (SCC) yang menjadi lokasi debat ternyata tidak bisa memberikan rasa nyaman kepada semua yang mengikuti debat secara langsung.

Udara panas di dalam gedung, cukup menggerahkan para pendukung yang duduk berimpitan. Bahkan tidak jarang terlihat paslon terpaksa mengipas-ngipas diri.

Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata menghadiri debat pasangan calon di Sikka

Pelaksana kegiatan sudah menyediakan sejumlah sarana pendingin udara, namun sama sekali tidak memberikan efek nyaman.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Panggung debat didekorasi cukup indah. Namun tidak ada latar belakang semacam backdrop yang menggambarkan peristiwa debat.

Kesan buruk lainnya adalah ketersediaan kursi bagi undangan. Cukup banyak undangan yang tidak mendapatkan kursi undangan. Sepertinya jumlah kursi yang disediakan, sangat kurang dari undangan yang disebarkan.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru