Robi Idong Sebut DPRD Sikka Sengaja Bangkrutkan Mawarani, Donatus David Panas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2024 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 4,210 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Cabup Juventus Prima Yoris Kago, Cabup Robi Idong, mantan Ketua DPRD Sikka Donatus David

Kolase Cabup Juventus Prima Yoris Kago, Cabup Robi Idong, mantan Ketua DPRD Sikka Donatus David

Maumere-SuaraSikka.com: Masalah Perumda Mawarani yang bangkrut di Kabupaten Sikka menjadi salah satu topik yang dimunculkan pada Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Kamis (25/10).

Persoalan ini diangkat oleh Calon Bupati Juventus Prima Yoris Kago ketika mendapat giliran bertanya ke Calon Bupati Robi Idong yang adalah petahana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PSI itu menggiring dengan narasi yang sederhana saja. Dia memulai dengan kegelisahan seorang ibu atas bangkrutnya Perumda Mawarani milik Pemkab Sikka.

Baca Juga :  Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

“Dua hari lalu saya di Magepanda, ada yang tanya, kenapa ada SPBU tapi bangkrut, padahal jual BBM eceran saja tidak bangkrut,” deskripsi ringan dari mantan Ketua PMKRI itu.

Pertanyaan kontekstual kepada Robi Idong ini persis mengenai sasaran. Perumda Mawarani yang pernah berjaya, kemudian bangkrut pada zaman Robi Idong menjadi Bupati Sikka.

Baca Juga :  Cegah Korban DBD Bertambah, Bupati Sikka Bakal Panggil Seluruh Pemangku Kepentingan

Robi Idong memastikan bahwa Perumda Mawarani hampir bangkrut karena kekurangan modal. Hal ini akibat perubahan yang disyaratkan Pertamina. SPBU Mawarani harus menjual juga BBM non subsidi, karena itu harus menambah tangki. Saat itu Perumda Mawarani sedang kekurangan modal.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru