Dari pengamatan Dokter Asep Purnama di sekitar lokasi pengungsian, masih tampak anjing yang tinggal bersama warga. Anjing tersebut dibiarkan tidak diikat. Jika salah satu anjing tersebut tertular rabies, maka sangat berisiko menggigit warga pengungsi.
Pesan penting Dokter Asep Purnama pafa kondisi ini yakni rabies menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diantisipasi.
Talibura Daerah Malaria
Dokter Asep Purnama mengatakan dari 8 kabupaten yang ada di Pulau Flores, 6 di antaranya sudah dinyatakan daerah bebas malaria (eliminasi malaria), kecuali Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Kabupaten Sikka, salah satu daerah yang kasus malarianya masih tinggi adalah di Kecamatan Talibura, termasuk 2 desa yang saat kini menjadi lokasi pengungsian yakni Desa Hikong dan Desa Kringai.
“Upaya pencegahan dan penanggulangan malaria di lokasi pengungsian perlu mendapat perhatian khusus, karena penularan malaria akan berlangsung sangat cepat jika tidak diantisipasi dengan serius. Lebih baik mencegah dari pada mengobati,” pesan Dokter Asep Purnama.

Relokasi Tempat Pengungsi
Saat ini, lokasi pengungsian sangat terdampak abu vulkanik. Sangat jelas terpantau dari tebalnya abu di atap dan lantai rumah, dedaunan dan juga pada atap-atap tenda yang ada.


Ikuti Kami
Subscribe












