Dari aspek ini saja, kata Dokter Asep Purnama, perlu diantisipasi potensi penyakit yang muncul akibat iritasi abu vulkanik antara lain Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA), berbagai penyakit alergi seperti Asma Bronchiale, Rhinitis Alergica, juga iritasi mata yang menyebabkan Conjungtivitis.
Ironinya, ungkap Dokter Asep Purnama, saat melintasi salah satu gereja menuju ke lokasi pengungsian, tampak umat berjalan beriring-iringan sepulang Perayaan Ekaristi, dan sebagian besar tidak menggunakan masker.
Lokasi Pengungsian SDK Hikong
Para pengungsi di SDK Hikong menempati ruang kelas. Sekolah itu diliburkan untuk dijadikan lokasi pengungsian. Ada juga yang mengungsi di rumah warga sekitar. Total semua pengungsi diperkirakam berjumlah 1.300 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi pengungsi di lokasi SDK Hikong sangat memprihatinkan karena fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) yang ada di SDK Hikong kurang memadai. Fasilitas yang tersedia hanya ideal untuk sejumlah anak sekolah yang mengikuti proses belajar selama 5-7 jam/hari.
Tetapi bagi pengungsi yang jumlahnya banyak dan tinggal 24 jam di sekolah tersebut, fasilitas ini tentu saja menjadi masalah tersendiri jika tidak diantisipasi.
Menurut salah seorang pengungsi, jika antrian panjang di fasilitas MCK sekolah, maka mereka terpaksa menggunakan fasilitas MCK warga sekitar.


Ikuti Kami
Subscribe












