Sikka Belum Mampu Penuhi Target Zero Stunting

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 396 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balita stunting di Kabupaten Sikka mendapatkan makanan tambahan

Balita stunting di Kabupaten Sikka mendapatkan makanan tambahan

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus stunting di Kabupaten Sikka cenderung menurun dari waktu ke waktu. Meski demikian daerah tersebut belum mampu mencapai target zero stunting sebagaimana RPJMD 2018-2023.

Prevelensi stunting di Kabupaten Sikka pada tahun 2019 berada pada level 25,1 persen. Kemudian terus menurun setiap tahun. Hingga tahun 2023, prevelensi stunting berada pada posisi 15,3 persen. Sebelum tutup tahun 2024, menurun lagi ke angka 12,1 persen.

Baca Juga :  SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Petrus Herlemus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus mengakui tren prevelensi stunting dari tahun ke tahun terjadi penurunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun jika dibandingkan dengan target RPJMD Zero Stunting, maka prevelensi stunting kita masih berada di atas target,” ungkap Petrus Herlemus di Maumere, Sabtu (14/12).

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka menunjukkan balita stunting di Kabupaten Sikka berjumlah 2.677 anak. Terjadi pengurangan sebanyak 650 balita dari tahun sebelumnya berjumlah 3.327 anak.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Stunting paling tinggi terdapat di wilayah Puskesmas Watubaing dengan 213 kasus di Desa Nebe, Bangkoor, dan Wailamung. Meski jumlahnya menurun dari tahun sebelumnya yakni 219, namun persentase-nya meningkat dari 15,7 persen menjadi 16,2 persen.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA