Wilayah Puskesmas Tanarawa mencatat persentase stunting paling tinggi di Kabupaten Sikka yaitu 29,0 persen dengan jumlah 208 kasus. Beberapa desa yang masih terdapat balita stunting yakni di Pruda, Tanarawa, Natarmage, Ilinmedo, Tuamedo, Werang dan Tuabao. Tahun sebelunnya tercatat 224 kasus dengan prevelensi 31,8 persen.
Wilayah Puskesmas Waigete mengalami penurunan yang signifikan. Jika pada tahun 2023 mencatat 280 kasus dengan 13,9 persen, tahun ini berubah positip menjadi 156 kasus dengan 7,3 persen di Desa Nangatobong, Wairblerer, Aibura, Wairterang, dan Watudiran.

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan upaya yang maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendala yang dialami pemerintah, kata dia, yakni terkait internal di pemerintahan dan eksternal di tingkat masyarakat. Untuk internal, dia menyebut kendala dalam penyusunan kebijakan dan teknis pelaksanaan.
“Kendala internal saya meyakini dapat kami kendalikan secara baik,” ujar Penjabat Bupati Sikka di Maumere, Sabtu (14/12).
Tantangan yang paling berat, ujar Penjabat Bupati Sikka, yakni pada eksternal masyarakat. Dia menyebut antara lain 3 perilaku terlalu yang ditemukan khususnya di lingkup remaja, ibu dan anak.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












