Catatan Akhir Tahun (1): Jaringan Oke, Jypk Jangan Omong Kosong!

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,555 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Silka hasil hitung cepat Juventus Yoris Prima Kago

Bupati Silka hasil hitung cepat Juventus Yoris Prima Kago

Terdengar kabar waktu itu Jypk tidak lagi serius mengikuti kontestasi. Indikasi ini terlihat jelas ketika Yanes Mekeng selaku Ketua PSI Sikka dipaksakan masuk dalam bursa pencalonan.

Dinamika politik di Sikka terhentak ketika Jypk tampil kembali pada akhir Agustus 2024. Dia membawa pondasi KIM: Partai Gerindra dan Partai Golkar. Praktis kemunculan Jypk melahirkan sebuah kontroversi arus prosedural politik.

Dalam konteks politik lokal di Sikka waktu itu, Partai Gerindra dan Partai Golkar cenderung mengarah kepada Fransiskus Stephanus Say dan Fransiskus Laka (Stela). Bakal Pasangan Calon ini bahkan telah mengikuti survei bakal pasangan calon, mekanisme prosedural yang menjadi harga mati di tubuh partai berlambang pohon beringin.

Stela menjadi satu-satunya bakal pasangan calon yang mengikuti mekanisme di Partai Golkar. Langkah politik Stela melalui Partai Golkar sepertinya tidak bisa diadang lagi. Aura ini makin kuat dengan figur Fransiskus Stephanus Say sebagai Ketua Partai Gerindra Sikka. Gerindra plus Golkar untuk Stela sepertinya tinggal menunggu waktu saja.

Baca Juga :  Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Ternyata Jypk bikin konstelasi politik di Sikka berubah. Golkar digandeng. Gerindra “dirampas”. Partai besutan Prabowo itu terpaksa mengabaikan anak kandung sendiri demi seorang Jypk.

Munculnya Jypk dengan membawa bendera Gerindra dan Golkar, mengesankan ada kekuatan besar di balik anak muda ini. Kekuatan yang mampu melumpuhkan integritas Gerindra dan Golkar. Kekuatan itu mungkin saja bernama jaringan.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA