

Maumere-SuaraSikka.com: SPBU Kota Uneng yang terletak di Jalan Don Juang resmi beroperasi kurang lebih 1,5 bulan ini. Namun kehadiran bisnis yang dikelola PT Prima Energi ini ternyata mendapat protes dari warga kelurahan setempat.
Warga yang terdampak mengajukan protes melalui Lurah Kota Uneng Ignasius. Pasalnya, sejak rencana pembangunan hingga sekarang, warga di sekitar lokasi tidak pernah dilibatkan, terutama dalam hal analisis dampak lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Protes warga terdampak mendapat respon positip. Lurah Kota Uneng akhirnya memfasilitasi pertemuan antara perwakilan warga terdampak, Direktur PT Prima Energi Tommy Chandra, Dinas Lingkungan Hidup Sikka, dan Dinas PUPR Sikka. Pertemuan digelar di Aula Kantor Kelurahan Kota Uneng, Jumat (10/1).

Antonius Reynold da Cunha, salah seorang perwakilan warga menyebut kehadiran SPBU Kota Uneng sangat meresahkan dari aspek lingkungan dan kenyamanan hidup.
Letak SPBU yang berdekatan dengan pemukiman penduduk, kata dia, memicu kekuatiran akan terjadi persoalan berisiko seperti kemacetan, kebakaran, termasuk dampak lingkungan.
“Apalagi kami sama sekali tidak tahu bagaimana kajian UKL-UPL dan Amdal, karena kami tidak pernah terlibat,” ujar Antonius Reynold da Cunha yang rumah tinggalnya persis di seberang lokasi SPBU Kota Uneng.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












