Warga Terdampak Protes Kehadiran SPBU Kota Uneng, Diduga Kuat Terjadi Manipulasi Dokumen Lingkungan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 8,994 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Kota Uneng di Jalan Don Juang

SPBU Kota Uneng di Jalan Don Juang

Maumere-SuaraSikka.com: SPBU Kota Uneng yang terletak di Jalan Don Juang resmi beroperasi kurang lebih 1,5 bulan ini. Namun kehadiran bisnis yang dikelola PT Prima Energi ini ternyata mendapat protes dari warga kelurahan setempat.

Warga yang terdampak mengajukan protes melalui Lurah Kota Uneng Ignasius. Pasalnya, sejak rencana pembangunan hingga sekarang, warga di sekitar lokasi tidak pernah dilibatkan, terutama dalam hal analisis dampak lingkungan.

Protes warga terdampak mendapat respon positip. Lurah Kota Uneng akhirnya memfasilitasi pertemuan antara perwakilan warga terdampak, Direktur PT Prima Energi Tommy Chandra, Dinas Lingkungan Hidup Sikka, dan Dinas PUPR Sikka. Pertemuan digelar di Aula Kantor Kelurahan Kota Uneng, Jumat (10/1).

Antonius Reynold da Cunha, perwakilan warga terdampak

Antonius Reynold da Cunha, salah seorang perwakilan warga menyebut kehadiran SPBU Kota Uneng sangat meresahkan dari aspek lingkungan dan kenyamanan hidup.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Letak SPBU yang berdekatan dengan pemukiman penduduk, kata dia, memicu kekuatiran akan terjadi persoalan berisiko seperti kemacetan, kebakaran, termasuk dampak lingkungan.

“Apalagi kami sama sekali tidak tahu bagaimana kajian UKL-UPL dan Amdal, karena kami tidak pernah terlibat,” ujar Antonius Reynold da Cunha yang rumah tinggalnya persis di seberang lokasi SPBU Kota Uneng.

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru