Kolaborasi Elit Golkar Kompak Minta Presiden Beri Kuota Khusus Sekolah Kedinasan bagi Putra Putri NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,120 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng dan Umbu Rudy Kabunang bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berbincang tentang masa depan pendidikan di NTT

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng dan Umbu Rudy Kabunang bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berbincang tentang masa depan pendidikan di NTT

Maumere-SuaraSikka.com: Minimnya akses pendidikan bagi generasi muda di Propinsi NTT bukanlah sebuah hal baru. Fakta klasik ini terus membayangi masa depan anak-anak NTT pada sektor pendidikan.

Kondisi ini mendorong para elit Partai Golkar asal NTT ikut memberikan intervensi. Tak pelak, anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng, anggota Komisi III DPR RI Umbu Rudy Kabunang, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena turun tangan berpikir tentang masa depan pendidikan generasi muda NTT.

Kolaborasi elit Partai Golkar ini mendesak Presiden Prabowo Subianto memberikan kuota khusus bagi anak-anak NTT pada  berbagai sekolah kedinasan.

Kuota khusus yang dimaksudkan mencakup institusi bergengsi seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), hingga sekolah kedinasan lainnya seperti Imigrasi, IPDN, Perhubungan, dan Statistik.

Umbu Rudi Kabunang menyebut permintaan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap minimnya akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri NTT. Kondisi miris ini, kata dia, berujung kepada rendahnya peluang anak-anak NTT menembus institusi strategis negara.

Baca Juga :  Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

“Kami meminta Presiden Prabowo agar memberikan kuota khusus bagi anak-anak NTT di sekolah kedinasan. Ini bukan sekadar permintaan, tetapi bagian dari upaya menciptakan keadilan dalam pemerataan kesempatan bagi daerah yang selama ini menghadapi tantangan besar,” tegas Umbu Rudi pada Sabtu (8/3), sebagaimana rilis GolkarPedia.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru