Kolaborasi Elit Golkar Kompak Minta Presiden Beri Kuota Khusus Sekolah Kedinasan bagi Putra Putri NTT

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,149 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng dan Umbu Rudy Kabunang bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berbincang tentang masa depan pendidikan di NTT

Anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng dan Umbu Rudy Kabunang bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena berbincang tentang masa depan pendidikan di NTT

Umbu Rudi Kabunang pun berpesan kepada para pelajar SMA di NTT agar mulai mempersiapkan diri sejak dini.

“Inilah saatnya untuk bersiap! Belajar lebih giat, jaga kesehatan, berlatih fisik dengan baik, jauhi miras dan rokok, serta manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Masa depan cerah menanti,” pesan Umbu Rudi Kabunang penuh optimisme.

Untuk diketahui, saat ini, Propinsi NTT memiliki 1.013 sekolah menengah, baik negeri maupun swasta yang menampung 351.577 siswa/siswi.

Angka ini mencatat NTT sebagai 10 besar propinsi dengan sekolah menengah terbanyak yakni 615 SMA dan 351 SMK serta 47 SLB, dengan 164 sekolah terakreditasi A.

Jumlah guru yang mengajar sebanyak 31.000 dan hanya 8.000 yang berstatus PNS. Dari sisi kompetensi guru, jumlah guru SMA yang disertifikasi baru sejumlah kurang lebih 5.000 dari 18.000 guru atau baru 22 persen. Sedangkan untuk tingkat SMK, guru sertifikasi baru mencapai 2.585 guru dari 9.000 guru SMK.

Baca Juga :  Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Ratio guru di NTT adalah 1:11 siswa dibanding ratio guru nasional 1:36 siswa. Artinya jumlah guru di NTT sudah cukup. Perlu menjadi atensi seluruh stakehoder pendidikan adalah mutu layanan pendidikan, akses yang belum merata, dan tata kelolah.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru