Surat permohonan perlindungan ditembuskan juga kepada Wakil Menteri HAM, Kapolri, Ketua Komanas HAM, Kapolda NTT, Kompolnas, Ketua Indonesian Police Watch (IPW), dan Ketua Ombudsman Perwakilan NTT.
Penanaman Kelapa Unggul
Sementara itu, melalui surat yang diterima media ini, Direktur PT Krisrama RD Ephy Rimo menyampaikan pengumuman resmi kepada para Pastor, DPP dan Umat se-Keuskupan Maumere.
Dia menyampaikan bahwa dalam rangka memaknai Tahun Yubileum dan mendukung Program Pastoral Laudato Si merawat bumi, maka dalam kesempatan Rekoleksi bulan Maret, para Imam sepakat untuk perlunya peran serta seluruh umat dalam proses percepatan peremajaan dan penanaman kelapa unggul pada lahan HGU Nangahale dan pengamanan aset aset yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maka dengan ini diumumkan bahwa masing-masing Paroki dapat mengutus minimal 30 orang untuk kegiatan penanaman bibit kelapa dan pemagaran di lokasi HGU pada Selasa, 18 Maret 2025,” demikian isi pengumuman RD Krisrama.
Kegiatan pemagaran dan penanaman bibit kelapa dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita. RD Ephy Rimo menambahkan demi kelancaran kegiatan, para Pastor dan DPP sebagai Koordinator dimohon untuk memperhatikan pembagian lokasi bagi tiap-tiap Paroki/TPAPT.
Untuk kegiatan tersebut, setiap umat yang terlibat diminta membawa kaki pagar berupa batang reo atau gamal, bilah bambu, kawat ikat linggis dan parang, air mineral dan nasi bungkus.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












