Spesialis Pencuri Pakaian di Pasar Tingkat Maumere Digelandang Warga ke Kantor Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,380 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

J sedang menunjukkan 2 potong pakaian yang dicuri namun belum sempat dijual, Selasa (29/4)

J sedang menunjukkan 2 potong pakaian yang dicuri namun belum sempat dijual, Selasa (29/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kedok pencurian di Pasar Tingkat Maumere Kabupaten Sikka akhirnya terbongkar. Seorang spesialis pencuri pakaian berhasil digelandang.warga ke kantor polisi, Selasa (29/4).

Dua tukang ojek yang biasa mangkal di Pasar Tingkat Maumere, sambil berjalan kaki mengantar pencuri pakaian tersebut ke Polres Sikka yang letaknya kurang lebih 100 meter dari Pasar Tingkat Maumere.

“Ini pencuri Pa, tolong proses dia, nanti korban akan datang lapor,” terang seorang warga.

Pria yang dituding sebagai pencuri itu tidak melakukan perlawanan. Dia justeru mengaku perbuatannya. Dari mulutnya tercium bau aroma moke, minuman tradisional daerah setempat.

Spesialis pencuri pakaian ini awalnya memberikan keterangan berbelit-belit. Dia mengaku baru sekali mencuri. Namun setelah diinterogasi terus, akhirnya dia mengaku sudah 8 kali mencuri pakaian pada di Pasar Tingkat Maumere.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Pencuri yang kemudian diketahui berinitial J ini biasanya melaksanakan niatnya pada siang hari di saat pedagang atau pekerja yang menjaga dagangan sedang makan, atau mulai mengantuk.

Berita Terkait

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan
10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif
SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka
Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!
Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar
Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat
Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos
SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:36 WITA

SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

Senin, 8 Juni 2026 - 19:59 WITA

Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WITA

Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WITA

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:43 WITA

Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah

Berita Terbaru