

Maumere-SuaraSikka.com: Pluit panjang wasit mengakhiri perseteruan antara Persika Karang Anyar bentrok Persebata Lembata di Match3 Grup B Liga 4 Seri Nasional. Dua tim bermain imbang, berbagi skor 1-1 di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (14/5).
Sontak para pemain dan pelatih meluapkan ekpresi kegembiraan. Bagaimana tidak, hasil ini membuat Persebata Lembata mengukir sejarah baru. Tim besutan Adnan Mahing itu bukan saja dipastikan lolos ke Babak 8 Besar, tapi juga sekaligus menembus tahta Liga 3 Seri Nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal di pertandingan lain pada jam yang sama, Persic Cilegon berhasil menumbangkan Persiwangi Banyuwangi dengan skor 4-2. Hasil ini tidak mampu menolong Persiwangi Banyuwangi mencuri tiket ke level berikut.
Persika Karang Anyar, Persebata Lembata, dan Persic Cilegon sama-sama mengantongi poin 5 dari 3 kali bertanding. Tiga tim ini menang 1 kali dan 2 kali seri.
Regulasi Liga 4 Pasal 23 ayat 12 huruf b menegaskan bahwa penentuan peringkat berdasarkan head to head antara tim yang memiliki poin sama. Tiga tim ini sama-sama bermain imbang.
Alhasil, Persika Karang Anyar keluar sebagai Juara Grup B, dan Persebata Lembata menduduki posisi Runner-up. Dari sisi produktifitas, Persebata Lembata unggul lebih baik dari Persic Cilegon.
Sejak kick off, bentrok Persika Karang Anyar dan Persebata Lembata berlangsung sangat hati-hati. Dua tim mencoba mengendalikan permainan dengan lebih banyak ball position.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












