Pada puncak kegiatan, Alumni GMNI Sikka menggelar Ceremonial Reuni Akbar yang berlangsung sejak sore hari di Aula Nawa Cipta Unipa Maumere.
Ketua Panitia Pelaksana Emilianus Yulfrid Naga mengatakan pihaknya mengundang banyak komponen lain pada acara puncak, antara lain kepala daerah, Ketua dan anggota DPRD Sikka, Forkopimda, pimpinan partai politik, akademisi, dan OKP-OKP di Kabupaten Sikka.
Ketua PA GMNI Sikka Aldi Rajalewa memastikan Reuni Akbar Alumni GMNI Sikka lebih bersifat silaturahmi dan konsolidasi internal. Dia menampik adanya tema-tema lain seperti pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan yang sering menjadi fokus perhatian GMNI Sikka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami lebih bersifat silaturahmi saja. Sekian puluh tahun GMNI hadir di Sikka, sudah melahirkan banyak alumni. Kami lahir dari rahim yang sama, karena itu sangat penting bagi alumni untuk terus membangun silaturahni dan meningkatkan komunikasi,” jelas dia.
Jalan sehat dan donor darah diikuti kurang lebih 70 alumni GMNI Sikka. Semua mereka mengenakan baju berwarna hitam. GMNI identik dengan 2 warna khas yakni hitam dan merah. Pilihan warna hitam, seakan memberikan pesan kritis terhadap dinamika pembangunan di Sikka yang sedang “loyo”.
Pantauan media ini, sejumlah mantan Ketua GMNI Sikka hadir pada kegiatan hari pertama reuni. Terlihat juga Ketua GMNI Sikka Yohanes Maro beserta pengurus dan anggota aktif.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












