Sejumlah alumni yang sudah berhasil tampak hadir, seperti anggota DPRD Sikka Benediktus Lukas Raja dari PDI Perjuangan, anggota DPRD Sikka Feliks Segon dari PSI, Ketua KPU Sikka Herimanto dan Komisioner Ignasius Irvanto Say, Komisioner Bawaslu Yohanes Arisky, Kepala Bank Sinar Mas Ende Vian Suharyanto, dan Agustinus Poa sebagai Tenaga Ahli anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira.
Alumni GMNI Sikka tersebar dalam berbagai profesi, seperti dosen, guru, ASN, kepala desa, dan beragam aktiftas lainnya. Sudah 2 Alumni GMNI Sikka yang mencapai level S2, dan baru-baru ini seorang anggota Alumni GMNI Sikka dikukuhkan sebagai Doktor.
GMNI mulai menancapkan taring di Kabupaten Sikka sejak tahun 2005. Ini masa yang cukup sulit bagi Agustinus Poa dan Benediktus Lukas Raja sebagai Ketua dan Sekretaris waktu itu. Dua sosok ini jatuh bangun menggerakkan roda organisasi selama 10 tahun, apalagi dengan jumlah anggota yang masih terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam segala keterbatasan, GMNI Sikka terus berkiprah. Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) terus digiatkan setiap tahun untuk mendapatkan kader-kader organisatoris dalam barisan perjuangan ajaran Bung Karno tentang marhaenisme.
Ketika eksistensi GMNI Sikka mulai menguat, kaderisasi pun berjalan. Setelah Agustinus Poa, berturut-turut terjadi pergantian kepemimpinan, mulai dari Benediktus Lukas Raja, Herimanto, Fredi Fred, Emilianus Yulfrid Naga, Alvinus Ganggung, dan Yohanes Mario.
GMNI Sikka kini sudah punya sebidang tanah berukuran 13×11,5 meter persegi. Rencananya di atas tanah tersebut akan didirikan Sekretariat Bersama dengan konstruksi 2 lantai.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












