SMP Negeri 049 Renggarasi di Tana Wawo Resmi Berdiri

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 685 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membuka selubung papan nama SMP Negeri 049 Renggarasi di Kecamatan Tana Wawo, Selasa (3/6)

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membuka selubung papan nama SMP Negeri 049 Renggarasi di Kecamatan Tana Wawo, Selasa (3/6)

Camat Tana Wawo John Oriwis menyebut hadirnya SMP Negeri 049 menambah daftar jumlah sekolah menengah pertama di wilayah Tana Wawo. Sebelumnya terdapat 4 SMP, kini bertambah menjadi 5 SMP.

“Ini akan menjadi pendukung untuk pendirian SMA Negeri di Tana Wawo. Kami sudah sepakati dengan memberi nama SMA Negeri Sa Ate, dan saat kini sedang dalam proses pengusulan,” jelas dia.

Baca Juga :  Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

John Oriwis, mantan staf Bagian Humas Setda Sikka itu,  mengisahkan bahwa kerinduan akan kehadiran sebuah SMP di Tuwa sudah sejak tahun 2010 lalu. Dia bersyukur, kerinduan tersebut akhirnya terwujud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sikka bersama Camat Tana Wawo berada di bangunan darurat SMP Negeri 049 Renggarasi

“Apalagi Bupati Sikka langsung hadir dan meresmikan pendiriannya,” ujar dia.

Usai pengresmian, Bupati Sikka didampingi Camat Tana Wawo, panitia, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat langsung meninjau lokasi SMP Negeri 049 didirikan. Tampak terlihat beberapa bangunan darurat.

Baca Juga :  Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Hadir dalam acara pengresmian ini antara lain Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Sikka Juventus Gajon, Kabid SMP Dinas PKO Sikka Suaeb, dan Kabid Ketenagaan Dinas PKO Sikka Alfred Deflores.

Berita Terkait

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 20:28 WITA

Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Berita Terbaru