13 Dokter Hewan dan 50 Veteriner Terlibat Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 310 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Sikka Yohanes Emil Satriawan memonitor proses penyembelihan hewan kurban, Jumat (6/6)

Kepala Dinas Pertanian Sikka Yohanes Emil Satriawan memonitor proses penyembelihan hewan kurban, Jumat (6/6)

Untuk Polres Sikka akan disembelih 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Lalu di Masjid Al-Mujahirin Perumnas akan disembelih 20 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

Sementara di PLN Ranting Wailiti akan disembelih 3 ekor sapi. Sedangkan di Nangahure Bukit junlah hewan kurban belum diketahui karena Takmir Masjid masih sulit dihubungi.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Menurut Yohanes Emil Satriawan, kemungkinan masih ada proses penyembelihan pada Minggu dan Senin. Pihaknya akan terus melakukan koordinasi ke lolkasi-lokasi penyembelihan sudah terdaftar di PHBI Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan sebagaimana proses Ante Mortem dan Post Mortem maka dokter hewan dan paramedik veteriner akan berada di lokasi penyembelihan.

Baca Juga :  Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Sebagaimana diberitakan, sejumlah 151 ekor sapi dan 109 ekor kambing disembelih saat perayaan Idul Adha 1446H/2025M di Kabupaten Sikka.

Data jumlah hewan kurban tersebut diperoleh dari Lukman selaku Wakil Ketua I PHBI Sikka. Data yang disampaikan tercatat pukul 23.00 Wita.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru