Yoga Nusantara: Gaya Hidup Sehat Berdaya dan Bahagia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 366 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buku berjudul Yoga Sutra Patanjali yang ditulis Anand Krishna

Buku berjudul Yoga Sutra Patanjali yang ditulis Anand Krishna

Adalah Bhagavan Patanjali yang mensistematisasi Yoga. Dan, Yoga Sutra merupakan rumusan-rumusan ilmiah, formula-formula saintifik yang bersifat empirik. Artinya, siapa pun dapat mengalami dan membuktikannya lewat praktik – tak ada gunanya, dan kita takkan meraih hasil apa pun bila kita membaca dan memperlakukan sutra-sutra ini sebagai asupan intelektual belaka.

Patanjali membagi sutra-sutra ini dalam empat bagian. Bagian pertama, Samadhi Padag – Keseimbangan adalah Pencerahan; bagian kedua, Sadhana Padah – Pengabdian adalah Yoga, bagian ketiga Vibhuti Padah – Meraih Kemulian; dan bagian terakhir Kaivalya Padah – Hanya “Saja” lah!

Dalam bahasa Sansekerta, sutra atau rumusan-rumusan ini sangat singkat. Kebanyakan tak lebih dari 10 kata. Bahasa rumusan Patanjali seperti bahasa telegram atau teleks di masa lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan gaya penulisan yang memakai bahasa sehari-hari, Anand Krishna mendekodifikasi, memecahkan kode-kode sutra ini. Untuk mempermudah pemahaman kita, dia menggunakan analogi sederhana dan akrab dalam keseharian kita pula. Dijamin pembaca juga akan terbahak atau, minimal, tersenyum berkat anekdot dan humor di tengah pembahasan yang agak serius.

Telah disebut di depan, bahwa Bhagavan Patanjali menuntun Lolupa untuk meraih kebahagiaan. Caranya, dengan meniti jalan ke dalam diri. Inilah Yoga, the Way Within, Jalan ke Dalam Diri.

Lewat cintanya, melalui kekasihnya Lolupa, Patanjali mempersembahkan sutra-sutra ini sebagai hadiah abadi kepada umat manusia.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru