

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Anggaran DPRD Sikka baru saja melakukan konsultasi terkait dokumen KUAPPAS 2026. Namun kegiatan konsultasi itu ternyata berujung fitnah. Fitnah kepada wakil rakyat itu justeru datang dari Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi.
Informasi fitnah ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say dalam rapat lanjutan pembahasan KUAPPAS, Jumat (18/7), bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fransiskus Stephanus Say tidak sekedar menuding. Dia memperlihatkan juga chat percakapan yang mengandung unsur fitnah.
“Pemerintah dan DPRD sama-sama konsultasi. Hasilnya sudah ada. Tapi, saya dapat WA dari seseorang, isinya ada pejabat tinggi di Sikka ini yang menyebut kegiatan konsultasi hanya jalan-jalan saja. Untung waktu diajak makan malam saya memilih untuk tidak datang,” ungkap Fransiskus Stephanus Say.
Ketua Fraksi Partai Gerindra ini tidak menyebut nama dan identitas pejabat tinggi yang dimaksudkan. Justeru yang menyebut nama pejabat tinggi adalah Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri.
“Itu Wabup! Mulut jangan macam bebek!” seru dia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












