“Semua sudah terjadi, nasi sudah menjadi bubur, tapi saya percaya Wabup tidak punya tipe seperti itu, mari kita berkolaborasi bangun Sikka lebih baik lagi ke depan,” ujar dia.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say yang pertama kali membocorkan pernyataan Wabup Sikka, mengingatkan Wabup Sikka agar tidak mudah menjustifikasi orang atau lembaga lain. Pernyataan pejabat publik, kata dia, akan mudah disetir dan digoreng.
“Tolong jaga mulut, jangan royal, jaga mulut dan jari,” ingat Fransiskus Stephanus Say.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam nada kecewa, Fransiskus Stephanus Say mengatakan mestinya Wabup Sikka memiliki kematangan emosional yang baik. Namun ternyata harapan itu sia-sia, bahkan hingga memilih diksi-diksi yang tidak terukur.
Fransiskus Stephanus Say lalu mengingatkan Wabup Sikka agar sebaiknya melakukan komunikasi melalui telepon. Dia beralasan jika menggunakan pesan WA atau pesan SMS bisa saja pesan tersebut diteruskan dan berdampak kepada isu publik.
Ketua Fraksi Partai Perindo Lukas Lero menyentil pernyataan Wabup Sikka sebagai refleksi atas pengalaman.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












