“Jangan sampai Wabup ke Jakarta hanya untuk jalan-jalan. Wabup kan pernah jadi anggota DPRD, jangan-jangan waktu itu keluar daerah untuk jalan-jalan,” kritik Lukas Lege.
Dia mengaku waktu konsultasi ke Jakarta, pernah juga diminta Wabup Sikka mendampingi Kepala Dinas Sosial untuk mendatangi Kementerian Sosial. Karena itu Lukas Lege mengaku heran dengan pernyataan Wabup yang menyebut anggota Banggar jalan-jalan saat konsultasi KUAPPAS 2026 di Kemendagri.

“Kami ini juga dinilai oleh masyarakat. Besok-besok kalau ada tugas dinas keluar daerah, lama-lama ada yang pikir kami jalan-jalan,” ujar dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Nasdem Yosef Nong Soni menekankan kepada Wabup Sikka bahwa anggota Banggar tidak sedang jalan-jalan saat konsultasi. Justeru, kata dia, Banggar DPRD sedang menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat dan daerah.
“Saya kira Wabup omong tidak lengkap. Mestinya bilang kami dan DPRD baru saja jalan-jalan di Jakarta,” sindir Yoaef Nong Soni.
Sementara itu Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu mengapresiasi sikap Wabup Sikka yang sudah berbesar hati mengakui kekeliruan dan sekaligus meminta maaf. Sebagai sesama kader Partai Golkar, dia berharap persoalan ini menjadi pembelajaran penting ke depannya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












