Sebelumnya diberitakan, konsultasi Badan Anggaran DPRD Sikka ke Kemendagri di Jakarta ternyata berujung fitnah. Fitnah kepada wakil rakyat itu justeru datang dari Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi.
“Pemerintah dan DPRD sama-sama konsultasi. Hasilnya sudah ada. Tapi, saya dapat WA dari seseorang, isinya ada pejabat tinggi di Sikka ini yang menyebut kegiatan konsultasi hanya jalan-jalan saja. Untung waktu diajak makan malam saya memilih untuk tidak datang,” ungkap Fransiskus Stephanus Say.
Belakangan diketahui pejabat tinggi yang dimaksud adalah Wabup Sikka Simon Subandi Supriadi. Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi kemudian meminta Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera agar menyampaikan Wabup Sikka untuk segera melakukan klarifikasi di depan anggota Banggar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Media ini mendapatkan bocoran chat yang mengandung unsur fitnah yang dipersoalkan Banggar DPRD Sikka.
“Ya tapi sdh kemarin sdh dijelaskan dan setuju lanjut bahas. Biasa hanya cari hal biar bisa jln ke jkt to,” demikian potongan chat yang beredar.
Wabup Simon Subandi Supriadi akhirnya mengakui telah salah membuat pernyataan dalam chat pribadi bersama koneksinya. Dia sekaligus meminta maaf atas kekeliruan tersebut.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












