39 Janda Over Kapasitas Diperiksa Polisi di Sikka, Kapolres: Kami Persuasif

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,149 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Polantas Polres Sikka mendata kendaraan ekspedisi over kapasitas, Senin (21/7)

Personil Polantas Polres Sikka mendata kendaraan ekspedisi over kapasitas, Senin (21/7)

“Selama 20 tahun di ekspedisi, ini baru pertama kali kami diarahkan untuk diperiksa di Polres. Dan hanya di sini saja, di daerah lain tidak pernah,” jelas dia.

Beberapa sopir mengeluhkan lamanya waktu pemeriksaan, sejak pukul 05.00 Wita hingga pukul 11.50 Wita saat Kapolres Sikka memberikan keterangan pers, pemeriksaan masih berlangsung.

Lamanya pemeriksaan administrasi membuat para sopir jenuh mengantri, bahkan ada yang sempat mengeluh lapar, lelah, dan mengantuk. Mereka juga dibebani untuk secepatnya membongkar muatan, karena harus mengangkut lagi muatan baru untuk selanjutnya dibawa ke Surabaya melalui KM Dharma Rucitra 7 yang dijadwalkan Selasa (22/7) pagi besok bertolak dari Pelabuhan Laurens Say Maumere.

Hilarius Nance, sopir ekspedisi Alam Indah

Kapolres Sikka sempat menanggapi keluhan para sopir. Dia menyampaikan bahwa semua keluhan akan ditampung. Pihaknya akan mendata lagi berapa banyak kendaraan yang akan melanjutkan perjalanan balik melalui KM Dharma Rucitra 7.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Hingga pukul 14.00 Wita, puluhan kendaraan ekspedisi masih saja parkir di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dari depan Kantor Dinas PUPR hingga depan Gedung SCC. Bahu ruas Jalan Ahmad Yani menjadi sempit akibat “dimakan” mobil berbadan lebar itu.*** (eny)

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru