39 Janda Over Kapasitas Diperiksa Polisi di Sikka, Kapolres: Kami Persuasif

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,149 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Polantas Polres Sikka mendata kendaraan ekspedisi over kapasitas, Senin (21/7)

Personil Polantas Polres Sikka mendata kendaraan ekspedisi over kapasitas, Senin (21/7)

“Kami hanya periksa awal, sampaikan bahaya over kapasitas. Sifatnya persuasif, ini baru awal, karena kebetulan kita sedang giat operasi patuh,” jelas AKBP Bambang Supeno yang baru 2 minggu ini menjabat Kapolres Sikka.

Pantauan media ini puluhan sopir berada di halaman Unit Reskrim Polres Sikka. Mereka antri menunggu pemeriksaan administrasi. Sebagian besar sopir membawa serta seluruh dokumen administrasi untuk memberikan argumentasi atas pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Mas Dwi memperlihatkan kelengkapan administrasi

Seorang sopir yang biasa disapa Mas Dwi, mengaku sudah selesai diperiksa. Pemeriksaan berjalan lancar dan cepat. Tidak banyak hal yang ditanyakan penyidik kepadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah periksa, tidak sampai 5 menit, lalu disuruh tunggu di luar, nanti dipanggil lagi,” jelas sopir ekspedisi Bimotran itu.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Mas Dwi mengaku mengangkut barang-barang perabotan rumah tangga. Logistik penting itu, jelas dia, tujuannya diantar ke Larantuka Kabupaten Flotin, sekitar 125 kilometer dari Maumere.

Sementara itu Hilarius Nance sopir ekspedisi Alam Indah, mengaku belum diperiksa. Dia telah menyiapkan beberapa dokumen pendukung seperti surat jalan, surat kendaraan, dan SIM.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru