Ekspedisi Over Kapasitas, Sikka Butuh Jembatan Timbang, Dulu Pernah Ada Proyek Rp 1 Miliar, Tapi Mangkrak

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,025 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan ekspedisi over kapasitas

Kendaraan ekspedisi over kapasitas

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan kendaraan ekspedisi yang baru turun dari KM Dharma Rucitra 7, Senin (21/7) diperiksa di Polres Sikka terkait over kapasitas. Namun demikian tidak ada alat ukur yang pasti untuk membenarkan tudingan tersebut. Pasalnya Kabupaten Sikka belum memiliki jembatan timbang.

Kendaraan-kendaraan over kapasitas ini tampak nyata secara kasat mata. Hampir semua kendaraan mengangkut barang melebihi batas dimensi. Barang yang diangkut melewati tinggi bodi kendaraan, bahkan ada juga yang diangkut pada bagian belakang, depan, dan samping kendaraan.

Kapoltes Sikka AKBP Bambang Supeno

Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno tidak memberikan keterangan yang lebih pasti terkait tudingan kendaraan over kapasitas. Kapolres Sikka tidak bisa memastikan berapa berat maksimal yang boleh diangkut kendaraan ekspedisi.

Begitu juga AKBP Bambang Supeno tidak menjawab pasti ambang batas beban tonase, termasuk berapa besar kelebihan berat pada kendaraan-kendaraan yang disebut sebagai over kapasitas.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

“Nanti kami koordinasikan dengan Dinas Perhubungan,” jawab Kapolres Sikka diplomatis.

Sejauh ini tidak ada indikasi valid dan terukur terhadap kendaraan over kapasitas, karena Kabupaten Sikka belum memiliki jembatan timbang untuk menimbang kendaraan besar seperti truk, trailer, atau kendaraan pengangkut lainnya.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru