Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Mauritius Minggo merespons positip aspirasi kebutuhan jembatan timbang di Kabupaten Sikka. Untuk menjawabi hal ini, jelas dia, perlu dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan.
“Harus konfirmasi dan koordinasi dengan Kementerian, sehingga bisa dapat informasi yang pasti,” jelas dia saat ditemui di Gedung DPRD Sikka, Senin (21/7) malam.
Jembatan Timbang Mangkrak
Sejatinya Pemkab Sikka pernah meluncurkan Proyek Pembangunan Gudang Veem dan Pelataran Parkir pada. Proyek pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ini antara lain mencakupi pengadaan komponen jembatan timbang. Nilai proyek mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek ini dikerjakan dalam dua tahap yakni TA 2007 dan TA 2008. Pelaksanaan proyek ditengarai mengandung unsur pidana korupsi. Hingga saat ini bangunan gudang veem dan pelataran parkir yang terletak di dalam Kompleks Pelabuhan Laurens Say sama sekali tidak difungsikan sesuai peruntukkan. Bahkan disinyalir sejak pelaksanaan proyek jatuh tempo, bangunan belum pernah dimanfaatkan. Proyek ini akhirnya mangkrak.
Proyek Pembangunan Gudang Veem dan Pelataran Parkir sudah pernah dilakukan penyelidikan oleh Reskrim Polres Sikka sejak tahun 2010. Penyidik waktu itu telah mengambil keterangan dari 11 saksi. Tapi, hingga kini proses hukum berujung tidak jelas.
Bangunan eks Proyek Pembangunan Gudang Veem dan Pelataran Parkir, terakhir kali dimanfaatkan sebagai gudang logistik BPBD Kabupaten Sikka ketika terjadi erupsi Gunung Rokatenda pada tahun 2013.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












