Alok Timur Juara Piala Bupati Sikka, Drama Adu Pinalti Dalam Kegelapan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,377 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Juventus Prima Yoria Kago menyerahkan Piala Bergilir Bupati kepada Pelatih Alok Timur, Minggu (3/10)

Bupati Sikka Juventus Prima Yoria Kago menyerahkan Piala Bergilir Bupati kepada Pelatih Alok Timur, Minggu (3/10)

Pemain Alok akhirnya masuk lapangan. Perpanjangan waktu 2×3 menit berlangsung tanpa nyali. Bola diupayakan langsung menuju ke depan gawang, untuk memanfaatkan situasi yang kian gelap dan kelengahan lawan. Waktu yang sangat singkat, skor tidak berubah.

Wasit Gustav Romeo melakukan pengundian partai final

Protes Waigete
Alok Timur sebagai juara berhasil memboyong Piala Bergilir, Piala Tetap, dan uang pembinaan Rp 25 juta. Bupati Sikka menyerahkan Piala Bergilir, sementara pejabat Bank NTT menyerahkan Piala Tetap. Sedangkan Alok Timur membawa pulang Piala Tetap dan uang pembinaan Rp 10 juta.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Pembagian hadiah kejuaraan sempat ribut. Protes datang dari kubu Waigete. Pelatih Waigete mempersoalkan timnya tidak diundang ke atas podium untuk menerima Piala Tetap dan uang pembinaan. Waigete diketahui menjadi Juara 3 setelah menang WO atas Nita.

Pertandingan antara Waigete dan Nita berlangsung Sabtu (2/8) dengan hasil sementara 1-1 saat perpanjangan waktu babal kedua. Bentrok dua tim ini tidak bisa dilanjutkan karena terjadi chaos pada menit ke-118 ketika wasit memutuskan tendangan pinalti bagi Nita.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA