
Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan pelajar dan masyarakat di Kecamatan Tana Wawo Kabupaten Sikka larut dalam Gawi, Kamis (14/8) sore. Mereka membentuk lingkaran, bergandeng tangan erat, dan berdendang ria bersama. Tarian tradisional khas etnis Lio itu menjadi penutup seluruh rangkaian karnaval dan semarak kemerdekaan di Tana Wawo.
Semarak kemerdekaan begitu meriah tanpa sekat di kecamatan yang jauh dari sentuhan pembangunan tersebut. Semua unsur ikut ambil bagian menikmati kemerdekaan yang sejatinya masih jauh dari makna sesungguhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kecamatan Tana Wawo memeriahkan hari kemerdekaan melalui berbagai kegiatan. Ketua Panitia HUT ke-80 Proklamasi RI Tingkat Kecamatan Tana Wawo Yohanes Badi Hurint menyebut antara lain Turnamen Voli Antar Desa, Lomba Gawi, Lomba Puisi, serta beberapa kegiatan lainnya. Karnaval yang diikuti 34 peserta menjadi puncak seluruh rangkaian acara.

Kepala Seksi Sosial Kecamatan Tana Wawo yang juga Penjabat Kepala Desa Bu Selatan itu mengatakan karnaval selalu menjadi kegiatan menarik yang ditunggu-tunggu. Apalagi, kata dia, nuansa budaya selalu mendominasi kegiatan tersebut. Tana Wawo yang kaya akan adat dan budaya, ujar dia, tercermin dalam semarak karnaval.
“Kami sebut dengan Karnaval Budaya, sehingga peserta tampil dengan ciri khas adat dan budaya, baik itu dalam bentuk busana dan atraksi, sekaligus menanamkan rasa cinta budaya dan tanah air Indonesia,” ujar dia bangga.
Karnaval tahun ini merupakan yang ketiga kali sejak Tana Wawo menjadi kecamatan definitif pada tahun 2007. Selama 3 tahun berturut-turut, karnaval terus menjadi kegiatan fenomenal.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












