Sukses di Paskibraka Nasional, Anak Penjual Jagung Bakar Dapat Rp 50 Juta dari Presiden

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,951 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gregorius Paulus Afrisal

Gregorius Paulus Afrisal

Maumere-SuaraSikka.com: Nama Gregorius Paulus Afrisal menjadi kebanggaan belakangan ini. Pelajar Kelas XI SMAK Frater Maumere itu terpilih menjadi salah satu wakil Propinsi NTT sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini.

Kebanggaannya bukan hanya karena itu saja. Pemuda berusia 17 tahun itu menjadi fenomenal karena perjuangannya menjadi Paskibraka. Perjuangannya tidak main-main, karena dia sadar finansial menjadi kendala bagi tekadnya untuk tampil di Istana Merdeka. Alalagi Ibu-nya hanya seorang penjual jagung bakar dengan pendapatan pas-pasan.

Sebagai atlit karate, Afril tahu betul makna sebuah perjuangan untuk mencapai “kemenangan”. Dia tidak menyerah begitu saja. Afril gigih membantu Ibu-nya untuk mengumpulkan uang. Setiap pulang sekolah dia mulai berjualan bakso pentol hingga menjadi tukang ojek demi mengumpulkan biaya keberangkatan ke Jakarta.

Magdalena Yuliana, ibu kandungnya, menjadi bagian yang tidak kalah penting dari perjuangan anak sulungnya itu. Kebanggaan yang begitu tinggi terhadap kepercayaan negara kepada anaknya, memaksa Magdalena Yuliana melakukan apa saja agar anaknya bisa tampil di Istana Negara pada Upacara Peringatan HUT ke-80 RI.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Bayangkan, ketika Afril mengikuti verifikasi kesehatan, Magdalena Yuliana sama sekali tidak punya uang. Perempuan enam anak ini terpaksa menjual kompor minyak tanah 30 sumbu seharga Rp 700 ribu. Uang penjualan kompor ini digunakan untuk biaya pemeriksaan ulang kesehatan di Maumere.

Menjelang keberangkatan Afril ke Kupang, Magdalena Yuliana juga mendapat uluran tangan dari Kesbangpol Sikka sebesar Rp 500 ribu. Uang belum cukup. Dia terpaksa meminjam. Bahkan handphone adik Afril terpaksa digadai.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA