

Maumere-SuaraSikka.com: Fista Sambuari, istri Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago pada Juli lalu melakukan perjalanan dinas ke Ibu Kota Negara (IKN) di Propinsi Kalimantan Timur. Dia mengikuti kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di IKN dalam kapasitas sebagai Ketua TP PKK Sikka.
Perjalanan dinas ini kemudian menjadi bermasalah. Persoalannya karena tidak dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sebagai institusi yang menaungi TP PPK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini kemudian terungkap saat Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka terkait pembahasan Perubahan KUAPPAS 2025 di Gedung DPRD Sikka, Kamis (4/9).
Persoalan ini diketahui saat pembahasan antara Banggar DPRD Sikka dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lambertus Sol Keytimu. Dinas Pemdes meminta tambahan dana Rp 54.890.000 untuk kegiatan TP PKK Sikka. Dia beralasan masih terdapat program kegiatan yang direncanakan pada tahun ini.
Permintaan tambahan dana ini menyulut kecurigaan anggota Banggar dari Fraksi PKB Yosep Don Bosko. Dia beralasan untuk TP PKK telah dianggarkan Rp 106.482.540 dengan realisasi hingga 3 September 2025 sebagaimana laporan Dinas PMD yakni sebesar Rp 68.767.425 atau setara 65 persen.
Dengan fakta yang ada, Yosep Don Bosko tidak setuju penambahan dana, bahkan dia mendorong anggarannya dikurangkan. Dia mencurigai usulan tambahan dana untuk membiayai kegiatan TP PKK di Kupang, karena harus menginap pada hotel mewah. Kalau pun usulan disetujui, dia lebih cenderung untuk kegiatan PKK Tingkat Desa, bukan di tingkat kabupaten.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












