Regulasi Belum Ada, Pilkades Serentak di Sikka Batal

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,751 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PMD Sikka Lambertus Sol Keytimu saat Rapat Banggar, Kamis (4/9)

Kepala Dinas PMD Sikka Lambertus Sol Keytimu saat Rapat Banggar, Kamis (4/9)

“Keterangan pers itu makan korban. Orang sudah mulai potong hewan. Waktu bikin pernyataan pers itu Bupati tahu tidak? Sampai hari ini tidak ada klarifikasi dari Bupati. Saya kuatir orang gugat,” ujar dia.

Kadis PMD Sikka Lambertus Sol Keytimu menjelaskan pihaknya pernah melakukan konsultasi ke Kemendagri pada Juli lalu. Waktu itu disampaikan Perubahan PP sedang dalam proses harmonisasi.

Dengan informasi ini dia meyakini Perubahan PP bisa keluar dalam waktu dekat. Dia lalu berinisiatif membuat pernyataan pers. Ternyata hingga akhir Juli regulasi belum juga terbit. Setelah dicek lagi, kata dia, karena alasan terjadi restrukturisasi di tingkat kementerian.

Lambertus Sol Keytimu mengaku tidak tinggal diam. Pihaknya terus melakukan komunikasi by phone pada awal Agustus. Informasi yang dia terima, katanya, regulasi akan terbit pada 31 Agustus 2025. Dia pyn kembali membuat pernyataan pers. Ternyata hingga waktu yang disampaikan, Perubahan PP tidak kunjung terbit juga.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Ketua DPRD Sikka meminta Lambertus Sol Keytimu untuk tidak mencari-cari alasan, apalagi seolah-olah menyalahkan pemerintah pusat. Masalahnya, kata dia, kalau pun Perubahan PP terbit, harus lagi menunggu Perubahan Peraturan Kemendagri dan Perubahan Perda.

“Jangan berdalih bahwa pemerintah pusat salah,” ingat Ketua DPRD kepada Kadis PMD.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru