Regulasi Belum Ada, Pilkades Serentak di Sikka Batal

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 3,751 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PMD Sikka Lambertus Sol Keytimu saat Rapat Banggar, Kamis (4/9)

Kepala Dinas PMD Sikka Lambertus Sol Keytimu saat Rapat Banggar, Kamis (4/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Rencana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2025 akhirnya dibatalkan. Pasalnya hingga kini belum ada perubahan Peraturan Pemerintah yang mengatur penyelenggaraan pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian kepala desa.

Fakta ini terungkap di Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kamis (4/9). Rapat ini berkaitan dengan Perubahan KUAPPAS 2025.

Beberapa anggota Banggar awalnya mempertanyakan penyelenggaraan Pilkades Serentak. Mereka menyangsikan Pilkades Serentak bisa dilaksanakan karena belum ada regulasi.

“Apa bisa dilaksanakan? Menurut saya sangat tidak bisa karena belum ada regulasi,” tegas Benediktus Lukas Raja dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dia menegaskan bahwa DPRD Sikka sangat mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak tahun ini. Karena itu, lembaga perwakilan rakyat tersebut mengalokasikan dana yang cukup besar.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Masalahnya, ungkap dia, sudah memasuki bulan kesembilan tidak ada tanda-tanda Pilkades Serentak bisa dilaksanakan tahun ini. Dengan waktu yang hanya tersisa 3 bulan, ujar dia, sangat tidak mungkin dilaksanakan.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru