“Semoga mereka tidak mirip batu yang tidak punya telinga mata hidung, mereka harus beri solusi, entah mereka semua menghadap Presiden kah, menghadap DPR kah, urusan mereka, yang penting hadirkan 16 dokter spesialis di Kabupaten Sikka 4 untuk spesialis, 4 untuk penunjang spesialis,” ujar dia.
Aksi Ivan Baba Djoedye hanya disasar ke DPRD Sikka. Padahal dalam 7 tuntutannya, selain ke DPRD Sikka, dia juga menyinggung 1 butir tuntutan kepada Bupati Sikka. Anehnya, justeru dia tidak melakukan aksi yang sama di Kantor Bupati Sikka. Dia beralasan untuk sementara ini lebih mementingkan peran DPRD Sikka.
Merespon pertanyaan media ini kenapa aksi menyiram batu tidak disasar juga ke Kantor Bupati Sikka, Ivan Baba Djoedye menjawab diplomatis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami baru mulai di sini, mudah-mudahan ke depan ada aksi lain ke pemerintah,” alasan dia.
Aksi unik Ivan Baba Djoedye dilakukan seorang diri saja, meskipun dia menamakan aksi itu dengan sebutan Forum Rakyat Resah dan Gelisah Kabupaten Sikka.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












