8 Orang PMI Ilegal dari Sikka Diamankan Polisi, Hendak Berangkat ke Kalimantan Timur

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 370 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arius Wodon Lewu, warga Dusun Woloara Desa Mamai Kecamatam Talibura, salah satu korban TPPP, Rabu (5/11)

Arius Wodon Lewu, warga Dusun Woloara Desa Mamai Kecamatam Talibura, salah satu korban TPPP, Rabu (5/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 8 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diduga ilegal, diamankan Polres Sikka, Selasa (4/11) malam. Para tenaga kerja yang berasal dari Kecamatan Talibura itu hendak berangkat ke Kalimantan Timur dengan menggunakan KM Lambelu. Mereka dijanjikan bekerja pada sebuah perusahaan kelapa sawit.

Usai diamankan, polisi langsung menggelandang mereka ke Polres Sikka. Salah satu di antaranya berperan sebagai perekrut. Penyidik intensif melakukan pemeriksaan. Hingga Rabu (5/11), proses pemeriksaan masih berlangsung di Unit Reskrim Polres Sikka.

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Djafar Alkatiri belum sempat dihubungi. Sementara Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga yang dihubungi Rabu (5/11) berjanji akan mengonfirmasi kasus ini ke Kasat Reskrim.

Informasi terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini terungkap melalui seorang korban bernama Arius Wodon Lewu. Warga Dusun Woloara Desa Mamai itu tampak tertidur pulas pada salah satu sudut teras Unit Resnarkoba, Rabu (5/11).

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Media ini mencoba mengonfirmasi keberadaannya di Unit Resnarkoba. Dengan sangat jujur dia menyampaikan bahwa dia bersama 7 orang lagi sedang berurusan di Unit Reskrim Polres Sikka terkait TPPO.

Dia menjelaskan mereka berjumlah 8 orang menumpang angkutan pedesaan Alfaro dari Desa Nebe. Belum sampai ke Pelabuhan Laurens Say Maumere, mereka ditahan polisi di pertokoan Kota Maumere.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru