Baru 1 Hari Pasar PNPM Ditutup, Pedagang Ikan Ini Rugi Rp 500.000

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 378 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samsul Bahri, pedagang ikan di Pasar PNPM

Samsul Bahri, pedagang ikan di Pasar PNPM

Maumere-SuaraSikka.com: Samsul Bahri, seorang pedagang di Pasar PNPM di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka menyesalkan sikap pemerintah daerah setempat yang menutup Pasar PNPM. Aktifitas Pasar PNPM bersamaan dengan Pasar Wuring resmi ditutup sejak Selasa (9/12).

“Baru 1 hari tutup saya sudah rugi Rp 500.000 hingga Rp 600.000,” ungkap dia di Pasar PNPM, Selasa (9/12).

Dengan nada kesal, dia mempertanyakan alasan pemerintah daerah setempat menutup Pasar PNPM. Menurut dia, seharusnya pemerintah tidak menutup Pasar PNPM, karena pasar yang dibangun pemerintah tersebut bukan merupakan objek perkara antara pemerintah daerah dan CV Bengkunis Jaya selaku pengelola Pasar Wuring.

“Kalau Pasar PNPM di sini ditutup, yah tutup semua Pasar PNPM di kabupaten ini,” ujar dia emosional.

Pedagang ikan yang beralamat di Desa Waturia ini mengaku sudah puluhan tahun mengais rezeki di Pasar PNPM. Dia menjual ikan-ikan dasar, seperti kerapu dan kakap. Dalam sehari dia bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 500.000-Rp 600.000.

Baca Juga :  1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Kebijakan penutupan aktivitas Pasar Wuring, sebut dia, telah berimplikasi kepada penutupan Pasar PNPM, tempat di mana selama ini dia dan puluhan pedagang lainnya melakukan transaksi perdagangan. Kebijakan tersebut, ujar dia, dengan sendirinya telah mematikan upaya peningkatan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Berita Terkait

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator
Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA