Kritik Fraksi Partai Gerindra Sikka: Kampanye Jaringan Luas Hanya Narasi Persuasif Omong Kosong

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,543 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa

Jurubicara Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Gerindra melancarkan kritik keras kepada Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi. Kritikan keras ini menyoroti slogan-slogan jaringan luas saat masa kampanye pada waktu Pilkada 2024 lalu.

“Kami menanti penuh harap jaringan yang Saudara gaungkan pada masa kampanye itu. Narasi persuasif yang telah membius ribuan warga Kabupaten Sikka untuk menjatuhkan pilihannya kepada Saudara Bupati dan Wakil Bupati. Sangat kami sayangkan jika narasi tersebut hanya omong kosong sekedar meraih simpati masyarakat untuk dipilih,” demikian Pendapat Akhir Fraksi Partai Gerindra pada Paripurna DPRD Sikka dengan agenda Persetujuan atas Penetapan Ranperda APBD 2026, Senin (29/12).

Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka yang familiar dengan tagline Jaringan Oke Sikka Sejahtera (JOSS) hadir dan mendengarkan kritikan Fraksi Partai Gerindra yang merupakan bagian dari fraksi pemerintah.

“Pada kesempatan yang baik ini Fraksi Partai Gerindra mengajak kita agar lebih jujur dan tulus kepada masyarakat Kabupaten Sikka. Jangan terus menerus menabur janji bohong pemanis bibir,” sindir Fraksi Partai Gerindra.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Menariknya, Fabianus Toa yang menjadi Jurubicara Fraksi Partai Gerindra tidak membacakan bagian dari kritikan tersebut. Satu alinea tersebut dilewatkan saja, mengundang tawa beberapa anggota DPRD Sikka. Belum diketahui, apakah hal tersebut mengandung unsur kesengajaan atau tidak

Ketua Fraksi Partai Gerindra Fransiskus Stephanus Say menegaskan bagian yang tidak dibacakan merupakan satu kesatuan dalam dokumen Pendapat Akhir Fraksi.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru